Rabu, 16 Januari 2013

filter your mind, get the truth

assalamu'alaikum wr wb..

sore ini agak serius nih apa yang akan saya coba tuliskan...
namun tulisan ini hanya berlaku bagi umat islam yang telah faham tauhid yang benar dan paham bahwa hukum jihad hari ini adalah Fardhu Ain..( namun ummat islam pada umum nya silahkan saja, kalo mau menyimak, sebagai bahan kajian )

saya sangat prihatin dan sedih, melihat kondisi umat yang seharusnya saling menguatkan namun kenyataanya adalah sebaliknya dan sedang terjadi kemunduruan dan berkurangnya kekuatan disana sini akibat dari salah menyikapi ujian dari Allah SWT.hal ini mendorong saya untuk mentuliskan sesuatu semoga bermanfaat..

kita memang sepakat jika hukum jihad adalah fardhu ain, namun jika ditanyakan apakah amaliyah jihad bisa dan boleh dilakukan dimana ada musuh yang bisa diserang, disini mulai timbul subhat dan berdebatan. segolongan orang mengatakan boleh dilakukan dimana saja dan kapan saja baik perorangan maupun berkelompok, sebagian yang lain bilang harus nunggu sampai semua syarat yang mereka tetapkan terpenuhi. dua kubu inilah yang yg akhirnya saling berbenturan dan dan berdebat dan mengakibatkan melemahnya ukuah dan solidaritas dan saling su'udzon. berbedaan diatas muncul karena berbeda dalam memandang apakah sebuah amaiyah jihad itu termasuk jihad dalam memperoleh tamkin ( kekuasaan) atau hanya bersifat difa'i (pembelaan).

sejak jatuhnya andalusia ke penjajah kafir, sejak itulah jihad menjadi fardhi ain, sampai kita bisa mengembalikan atau membebaskan seluruh negri islam ke dalam kekauasaan kaum muslimin, apalagi peran khalifah islamiyah yang selama ini melindungi umat dari musuh islam telah sirna, sejak saat itu islam dijadikan bulan bulanan , sasaran makian, hujatan, celaan, pelecehan, pembersihan etnis, dll. hingga Allah menurunkan pertolongn tahun 80 an terbukanya front jihat di afganistan, disinilah mata dunia terbuka bahwa kaum muslimin sangat kuat terbukti dengan runtuhnya unisovyet di tangan mujahidin.ruh jihad yang bermula di afganistan dibawa keseluruh dunia oleh para mujahidin, dan di satukan dalam management yang paling menakutkan bagi musuh yaitu al-qaeda, yang menjadi kekuatan global tanpa batas, pembela umat  bisa berada dimana saja dan kapan saja. baik perorangan maupun berkelompok. semua itu dalam rangka memenuhi kewajiban amanah membela kaum muslimin yang tertindas dan amanah membentuk tatanan dunia yang sesuai dengan manhaj nubuwwah, artinya jihad hari ini adalah jihad yang ebrsifat pembelaan sekaligus untuk memperoleh kekuasaan.

yuk, kita lihat dalan negeri ini, amaliyah jihad yang telah terjadi selama ini termasuk tahap yang mana? coba kita cermati amaliyah jidat sejak ambon, poso, bom natal, bom bali, bom cirebon adalah bentuk jihat difa'i atai pembelaan, belum termasuk tamkin, sehingga jika ada yang menilai itu sebagai salah langkah, prematur kurang perhitungan , tdkpaham aspek politik, dsb...maka bisa dipastikan anggapan itu berasal dari golongan yang menganggap jihad itu harus untuk memperoleh tamkin ( kekuasaan). memang benar tujuan utamanya adalah tamkin, namun ummat perlu tarbiyah dan contoh nyata, bahwa masih ada pembela yang mampu menggetarkan musuh. selain itu amalan difa'i juga berfungsi sebagai kawah ujian untuk mengembangkan strategi tempur kaum mujahidin. maka seharusnya kita sepakat menjadi bagian dari barisan pendukung jihad dan mujahidin, bukan malah menimbulkan fitnah terhadap suatu amaliyah yang kemudian ditanggapi berlebihan pula oleh para pendukung amaliyah. ingatlah pada kondisi jihad terlebih jihad difa'i setiap perkataan dan perbuatan yang melemahkan jihad adalah dosa besar dan pengorbanan semangat untuk berjihad adalah wajib.

mari kita belajar bersikap sebagaimana taiban terhadap al-qaeda, pasca serangan wtc, taliban tidak pernah menyalahkan al-qaeda yang telah menyerang wtc, yang kemudian mengakibatkan negeri mereka diserang oleh pasukan koalisi salibis international hingga saat ini, bahkan mereka bersatu padu dalam satu barisan menghadapi musuh musuhnya, tidak ada keluh kesah, begitulah seharusnya kita sebagaiummat muslimin bersikap...! keihklasan kita menjalani kehidupan yang lebih susah, dahwah yang semakin berat, akan bernilai sebagai dukungan terhadap jihad dan meujahidin, dan menjadikan kita sebagai satu kesatuan dalam barisan jihad.

so, kita jangan sampai berlarut larut menyibukkan diri dengan perdebatan yang tidak perlu, pikirkan cara menghadapi strategi musuh yang semakin gencar, cara memperoleh logistik dll, jangan treauma dan kekecewaan kita karena tertawannya mujahidin menjadikan kita lemah apalagi surut langkah dan berhenti beramal, jadikan sebagai pelajaran agar tidak terjadi di kemudian hari . gunakan semua kemampuan yang alloh berikan dan jangan berputus asa. 

mari kita pikul bersama beban jihad ini, karena amaliyah jihad itu memrupakan tanggung jawab umat bersama. jika sikap kita selama ini menyebabkan para mujahidin tertangkap, menelantarkan keluarga mujahidin yang tertawan, menyakiti perasaan mujahidin, maka segeralh bertaubat kepada alloh...

wabilahitaufiq walhidayah, wassalamu'alaikum wr.wb



Tidak ada komentar:

Posting Komentar